Beranda Nanggroe Dinkes Aceh Catat 93 Kasus Difteri

Dinkes Aceh Catat 93 Kasus Difteri

407
BERBAGI

BANDA ACEH – Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh mencatat ada 93 kasus difteri di Aceh yang terjadi pada 2017. Empat diantaranya dinyatakan meninggal dunia akibat tertular virus difteri.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Aceh, Abdul Fatah mengatakan jika dibanding tahun sebelumnya, kasus difteri terjadi 2017 merupakan yang terbanyak di Aceh dalam rentang lima tahun terakhir. Kasus difteri pertama sekali ditemukan di Aceh pada 2012.

“Januari hingga awal Desember tahun ini, kami mencatat ada 93 kasus difteri di Aceh, ini kasus yang terbanyak sejak ditemukan 2012 lalu,” katanya, Selasa (12/12/2017).

Ia menyebutkan 93 kasus difteri tersebut tersebar di 12 dari 23 kabupaten/kota di Aceh. Yaitu, Aceh Timur 18 kasus, Pidie Jaya 16 kasus, Banda Aceh 14 kasus, Bireuen 11 kasus, Aceh Utara 11 kasus, Pidie tujuh kasus.

“Kemudian, Aceh Besar enam kasus, Aceh Barat empat kasus Lhokseumawe dua kasus, Sabang dua kasus, Aceh Selatan dan Aceh Tamiang masing-masing satu kasus,” ujarnya.

Empat orang terinfeksi virus difteri yang dinyatakan meninggal dunia, kata dia berasal dari Aceh Timur, Aceh Utara, Pidie Jaya, dan Bireuen, masing-masing satu orang. Sementara ada tujuh orang yang masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Kasus difteri yang terjadi di Aceh, menurut Abdul Fatah terjadi dikarenakan pasien tidak pernah mendapatkan imunisasi secara lengkap. Penyakit difteri ini sangat cepat menular.

“Dari temuan kami 95 persen kasus difteri terjadi di Aceh karena pasien tidak pernah diimunisasi. Dan lima persen lainnya tidak diimunisasi secara lengkap,” ujarnya.

Oleh karena itu, Dinas Kesehatan Aceh menghimbau kepada orang tua untuk memberikan imunisasi secara lengkap dan berkala kepada anak. Sebab, imunisasi merupakan upaya mencegah tertularnya virus difteri.

“Imunisasi ini untuk kekebalan tubuh. Karena itu, berikan imunisasi secara lengkap dan berkala kepada anak,” ungkapnya. [Tomy]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here