Beranda Lingkungan Jembatan Geunie Nyaris Roboh Dipasang Bailey

Jembatan Geunie Nyaris Roboh Dipasang Bailey

105
0
BERBAGI

SIGLI – Jembatan di ruas jalan Beureuneun-Meulaboh yang nyaris roboh diterjang banjir di Desa Geunie, Kecamatan Tangse, Pidie, akan dipasang jembatan bailey oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang atau PUPR Aceh.

Jembatan tersebut nyaris roboh setelah tergerus air pada Sabtu (25/11/2017) malam. Pihak Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) telah memasang tanda peringatan bahaya untuk melintasi jembatan tersebut. Akibatnya lalu lintas Beureuneun-Meulaboh macet total. ÿÿ

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Pidie Apriadi menyebutkan, jembatan di ruas tersebut nyaris ambruk saat dihantam banjir.

Kini kondisinya sangat rawan untuk dilintasi kendaraan. Dan pihaknya telah menghubungi Dinas PUPR Aceh untuk dipasang jembatan bailey agar aman dilintasi kendaraan.

“Untuk kelancaran arus lalu lintas dan transportasi, BPBD Pidie, telah berkoordinasi dengan Dinas PUPR Aceh untuk memasang jembatan bailey,” kata Apriadi.

Selain jembatan, sebut Apriadi, juga satu rumah warga milik M Gadeng, penduduk Desa Rantau Panyang, Kecamatan Tangse, Pidie, hanyut terbawa banjir.

Rumah tersebut, yang tinggal hanya fondasi saja. Sedangkan di Desa Polo Baro, satu unit jembatan yang menghubungkan desa tersebut dengan Desa Layan juga nyaris ambruk, juga setelah tergerus banjir.

“Sementara lintas jalan Beureuneun-Meulaboh, di kawasan Desa Geunie rawan longsor. Kepada pengendara diharapkan tetap waspada jika melintasi ruas jalan tersebut,” sebut Apriadi.

Kini, BPBD Pidie, telah menginventarisasi infrastruktur dan pemukiman masyarakat yang terkena banjir. BPBD Pidie juga menurunkan tim reaksi cepat atau TRC.

“Kini BPBD Pidie belum mengetahui kerugian akibat banjir karena petugas TRC sedang mendata seluruh kerusakan infrastruktur dan pemukiman warga yang rusak akibat banjir,” ungkap Apriadi. [Marzuki]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here